Cute Bow Tie Hearts Blinking Blue and Pink Pointer

Rabu, 07 Oktober 2015

DHCP Server



1. Pengertian DHCP
            DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server.
            Pada saat kedua DHCP client dihidupkan , maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, maka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
            Setelah periode waktu tertentu, maka pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai dan client tidak memperbaharui permintaan kembali, maka nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP Server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada Client yang membutuhkan. Lama periode ini dapat ditentukan dalam menit, jam, bulan atau selamanya. Jangka waktu disebut leased period.
1.) Kelebihan DHCP Serever :
o   Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
o   DHCP menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. DHCP ini didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
o   DHCP memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
o   DHCP memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
o   DHCP akan memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client.
2.) Kekurangan DHCP Server :
• Semua pemberian IP bergantung pada server, maka dari hal itu jika server mati maka semua komputer akan disconnect dan saling tidak terhubung

2. Fungsi DHCP Server

Fungsi DHCP ini adalah dapat memberikan nomor IP secara otomatis kepada komputer yang melakukan request.

3. Konfigurasi DHCP Server {Linux Debian}

Menginstall DHCP-server,dengan perintah:Ø
# apt-get install dhcp3 server
Konfigurasi file konfigurasi /etc/dhcp3/dhcpd.conf, dengan perintah :Ø
# pico /etc/dhcp3/dhcpd.conf
Edit Script di bawah ini :Ø
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 {range 192.168.1.2 192.168.1.254;
option domain-name-servers 192.168.1.1;
option domain-name “komputer server”;
option routers 192.168.1.1;
option broadcast-address 192.168.1.255;
default-lease-time 600;
max-lease-time 7200;} Untuk mensetting dhcp agar komputer client mendapatkan ip yang tetap edit script seperti di bawah ini :Ø
host komputer1 {hardware ethernet 00:50:56:C0:00:01; fixed-address 192.168.1.2;} Menjalankan daemon dhcp server, dengan perintah :Ø
# /etc/init.d/dhcp3-server restart Starting DHCP server : dhcpd3 . Uji Coba Koneksi , ping alamat server bila ada reply maka configurasi anda berhasil.Ø Possibly related posts: (automatically generated)



Diambil dari beberapa sumber :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar